Kuingin tetap hidup sebagaimana itik berenang di telaga itu. Ia melaju dengan tenang dan cantiknya, tanpa membuat permukaan air menjadi berkecipak dan berisik. Ia pun tak perlu membuat sekujur tubuhnya basah kuyup atau merusakkan bulu-bulunya. Bahkan, berenangnya itik itu sendiri selalu menambah keindahan pandangan seluruh telaga tersebut. Namun, tahukah bahwa di dalam air sepasang kakinya bekerja keras mengayuh-ayuh. Dan, itu tak tampak oleh mata yang memandangnya. Ku dapat bekerja dengan keras dan gigih. Dan untuk itu, aku memang tak perlu menyembunyikan luruhan keringat dan tarikan nafas panjang kelelahanku, namun aku dapat mengubahnya sebagai sebuah kesukacitaan. Itu hanya tercapai bila kita meletakkan sumbangsih kerja ini dalam bingkai indah tentang peraihan hidup. Karena kerja adalah bagian dari hidup, maka jangan biarkan kerja jadi noda tinta dalam lukisan tentang kehidupan.
Kuingin tetap seperti itu, tetap tersenyum meski jauh di dasar sana tidak… seperti itik berenang di telaga itu
Brisbane, 13 July 08, 3:24 AM


panda Said:
on July 15, 2008 at 7:29 am
yup.!asal jalanx jgn megal-megol kyk itik y kak,hehehehe….
Cahyoo…terus smangat y kak. ^_^
Qalby Said:
on October 24, 2008 at 12:37 am
Wowww tulisannya keren banget !
Jago nulis juga nich…
Keren… keren… keren…
Jadi terharu nich baca ceritanya he he he
Semangat !!!